Sabtu, 27 Juni 2015

Politik dan Strategi Nasional


KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, kepada kita.Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, dengan rahmat dan karuniaNYA penyusunan makalah ini selesai sesuai dengan apa yang diharapkan. Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW dan tak lupa saya ucapkan terimakasih atas semua pihak yang ikut membantu penyusunan makalah tentang Wawasan Nusantara.
Penyusunan makalah ini tidak lain bertujuan untuk menjelaskan mengenai wawasan nusantara . Dan yang terakhir kami sebagai penulis tidak lupa mohon saran dan kritik dari segala kekurangan baik itu dari isi atau kosa kata yang terdapat pada makalah ini.
Terimakasih.

                                                                                                                                                  Penyusun

                                                                                                                                             Sania Cahyani



DAFTAR ISI
Kata Pengantar                                                                                                                 
Daftar isi                                                                                                                             
BAB I PENDAHULUAN
1.1   Latar belakang                                                                                                                         
1.2   Tujuan penulisan                                                                                                                     
1.3   Rumusan masalah                                                                                                                   
1.4   Ruang Lingkup          
                                                                                                         
BAB II PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Politik dan Strategi Nasional                                                                                      
2.2 Penyusunan Politik Strategi Nasional
      2.3  Implementasi Politik dan Strategi Nasional                                
2.4 Stratifikasi Politik Nasional                                                  
2.5 Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional                                                                                   

BAB III
3.1 Kesimpulan                                                                                                                               
DAFTAR PUSTAKA                                       

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Politik dan Strategi nasional merupakan satu-kasatuan yang tidak dapat dipisahkan. Politik yang dikatakan sebagai upaya proses menentukan tujuan dan cara memujudkannya berhubungan langsung dengan strategi yang merupakan kerangka rencana untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam hal ini politik dan strategi nasional merupakan sesuatu yang berhubungan erat dengan cara-cara untuk mencapai tujuan nasional.
      Politik nasional pada hakikatnya merupakan kebijakan nasional. Hal ini dikarenakan, politik nasional merupakan landasan serta arah bagi konsep strategi nasional dan strategi nasional merupakan pelaksanaan  dari kebijakan nasional. Dalam penyusunan politik nasional hal-hal yang perlu diperhatikan secara garis besar adalah kebutuhan pokok nasional yang meliputi masalah kesejahteraan umum dan masalah keamanan dan pertahanan negara.
Pelaksanaan politik dan strategi nasional yang dilekukan oleh negara Indonesia mencakup beberapa bidang yang dianggap central bagi penyelarasan kehidupan berbangsa dan bernegara dari masyarakat Indonesia. Bidang-bidang tersebut adalah bidang hukum, bidang ekonomi, bidang politik, bidang agama, bidang pendidikan, bidang sosial dan budaya, bidang pembangunan daerah, bidang sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta bidang pertahanan dan keamanan.
Politik dan strategi nasional Indonesia akan berhasil dengan baik dan memiliki manfaat yang seluas-luasnya bagi peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan seluruh rakyat, jikalau para warga negara terutama para penyelenggara negara memiliki moralitas, semangat, serta sikap mental yang mencerminkan kebaikan yang mana nantinya menjadi panutan bagi warganya.


1.2     Tujuan Penulisan

a.       Sebagai media sosialisasi dan informasi mengenai Politik dan Strategi Nasional

b.      Memenuhi nilai Tugas sofskill dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

1.3. Rumusan Masalah
a. Apa Pengertian Politik dan Strategi Nasional ?                                                                       
b. Bagaimana Penyusunan Politik Strategi Nasional ?
     c. Apa  Implementasi Politik dan Strategi Nasional ?                                 
d. Apa Stratifikasi Politik Nasional ?                                                 
e. Bagaimana Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional ?

1.4      Ruang Lingkup

Ruang lingkup dari penulisan makalah ini adalah mencakup aspek tentang kehidupan masyarakat khususnya warga Negara Indonesia.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Politik dan Strategi Nasional

1.      Pengertian Politik
Istilah Politik berasal dari bahasa Yunani Polis yang artinya negara (city state) yang terdiri atas adanya rakyat, wilayah, dan pemerintahan yang berdaulat. Adpun yang berpolitik disebut Politicos. Menurut Aristoteles manusia adalah Zoon Politicon, yakni makhluk politik.Dalam bahasa Indonesia, kata polotik atau Politics mengandung arti suatu keadaan yang dikehendaki, disertai cara dan alat yang digunakan untuk mencapainya.
Demikian bahwa pada umumnya dapat dikemikakan bahwa politik adalah berbagai kegiatan dalam suatu negara yang berkaitan dengan proses menentukan tujuan dan upaya-upaya dalam mewujudkan tujuan tersebut, pengambilan keputusan (decisionmaking) mnegenai seleksi dari beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritasnya.
Negara, adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan yang ditaati oleh rakyatnya.
Kekuasaan, adalah kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang sesuai keinginan pelaku.
Keputusan, adalah membuat pilihan dari beberapa alternatif. Sedangkan pengambilan keputusan menunjukkan pada proses tyang terjadi sampai keputusan itu tercapai.
Kebijaksanaan, adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang pelaku kelompok politik dalam usaha memilih tujuan-tujuan dan cara-cara untuk mencapai tujuan itu.
Pembagian dan alokasi, yang diamaksud adalah pembagian dan penjatahan dari nilai-nilai dalam masyarakat. Nilai itu sendiri adalah sesuatu yang dianggap baik atau benar. Adapun yang dimaksud “politik” dalam pebgertian ini adalah kebijakan umum dan pengambulan kebijakan untuk mencapai tujuan dan cita-cita bangsa.

2.      Pengertian Strategi
Pengertian Strategi pada awalnya dikenal dikalangan militer yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima, dan penggunaanya dalam peperangan. Pengertian strategi secara umum adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau cara untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.
Demikian, strategi pada dasarnya merupakan suatu kerangka rencana dan tindakan yang disusun dan disiapkan dalam suatu rangkaian pentahapan yang masing-masing merupakan jawaban terhadap tantangn baru yang terjadi sebagai akibat dari langkah sebelumnya, dan keseluruhan proses terjadi dalam suatu arah yang telah digariskan.



3.   Politik Nasional dan Strategi Nasional
Politik nasional dengan memperhatikan pengertian politik seperti di atas, dapat dirumuskan sebagai asas, haluan usaha serta kebijaksanaan tindakan dari negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan penegendalian, serta penggunaan potensi nasional untuk mencapi tujuan nasional).
Strategi nasional adalah cara melaksankan politik nasonal dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional, yakni merupakan pelaksanaan dari kebijaksanaan nasional. Dengan melaksanakan politik nasional disusunlah strategi nasional, seperti jangka pendek, jangaka menengah dan jangka panjang.

2. 2    Penyusunan Politik Strategi Nasional

1.   Suprastruktur dan Infrastruktur Politik
Penyusunan politik dan strategi negara di tingkat suprastruktur dilakukan oleh Presiden sebagai mandataris MPR setelah memahami Garis-Garis Besar Haluan Negara yang ditetapkan oleh MPR dengan langkah awal menyusun Program Kabinet yang diikutu dengan menunjukkan para menteri kabinet sebagai pembantu presiden.
Ditingkat infrastruktur, politik dan strategi nasional merupakan sasaran yang hendak dicapai yang meliputi bidang hukum, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam. Masyarakat melalui pranata politik yang ada di era reformasi memiliki peranan yang penting, yaitu berupaya mengontrol jalannya politik dan strategi nasional yang telah ditetapkan oleh MPR sebagai GBHN maupun yang dilaksanakan oleh Presiden beserta penyelenggara negara lainnya.

2.   Penentu Kebijakan
Kebijakan Puncak dilakukan oleh MPR yang berwenang menetapkan UUD 1945 dan Garis-Garis Besar Haluan Negara. Kebijakan Umum dilakukan oleh Presiden sebagai kepala Pemerintahan dan DPR, bentuknya adalah Undang-Undang, Perpu, Peraturan Pemerintah, Kepres, dan Inpres. Kebijakan Khusus dilakukan oleh Menteri dalam menjabarkan Kebijakan Umum guna merumuskan strategi dalam masing-masing bidang sesuai tanggung jawabnya. Kebijakan Teknis dilakukan oleh Pimpinan Eselon I Departemen Pemerintahan dan Non Departemen. Bentuk kebijakannya adalah Peraturan Keputusan, atau Instruksi pimpinan Departemen dan Dirjen. Kebijakan di daerah, adalah Kepala Daerah dengan persetujuan DPRD. Kebijakannya berupa Perda, Keputusan Kepala Daerah dan Instruksi Kepala Daerah.

2. 3   Implementasi Politik dan Strategi Nasional

1. Politik Nasional adalah Politik Pembangunan
Politik Nasional pada hakekatnya sama dengan Kebijakan Nasional sebagai landasan serta arah bagi penyusunan konsep strategi nasional. Dalam penyusunan politik nasional hal-hal yang perlu diperhatikan secara garis besar adalah kebutuhan pokok nasional yang meliputi masalah kesejahteraan umum dan masalah keamanan dan pertahanan negara.
Oleh karena upaya untuk mewujudkan kebutuhan pokok nasional yang juga pada hakikatnya merupakan cita-cita dan tujuan nasional, dilakukan melalui pembangunan, maka politik nasional disebut politik pembangunan.

2.   Implementasi Politik dan Strategi Nasional dalam Bidang-Bidang Pembangunan Nasional
Garis-Garis Besar Haluan Negara sebagai arah penyelenggaraan negara dan segenap rakyat Indonesia, kaidah pelaksanaannya sbb:
a.   Presiden menjalankan tugas penyelenggaraan negara, berkewajiban untuk mengerahkan semua potensi dan kekuatan pemerintahan dalam melaksanakan dan mengendalikan pembangunan nasional.
b.   DPR, MA, BPK, dan DPA berkewajiban melaksanakan GBHN sesuai dengan fungsi, tugas, dan wewenangnya berdasarkan UUD 1945.
c.    Semua lembaga tinggi negara berkewajiban menyampaikan laporan pelaksanaan GBHN dalam siding Tahunan MPR, sesuai dengan fungsi, tugas, dan wewenangnya berdasarkan UUD 1945.
d.   GBHN dalam pelaksanaan dituangkan dalam Program Pembangunan Negara Lima Tahun yang memuat uraian kebijakan secara rinci  dan terstruktur yang secara yuridis ditetapkan oleh Presiden bersama DPR.
e. PROPENAS dirinci dalam Rencana Pembangunan Tahunan yang memuat APBN dan ditetapkan Presiden bersama DPR.

2.4 Stratifikasi Politik Nasional

 Stratifikasi politik (kebijakan) nasional dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut:
1.      Tingkat Penentu Kebijakan Puncak
a.       Tingkat kebijakan puncak meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional dan mencakup :penentuan Undang-undang Dasar, penggarisan masalah makropolitik bangsa dan negara untuk merumuskan idaman nasional (national goals) berdasarkan falsafah pancasila dan UUD 1945.
b.      Dalam hal dan keadaan yang menyangkut kekuasaan kepala negara seperti yang tercantum pada pasal 10 s.d 15 UUD 1945, tingkat penentuan kebijakan puncak ini juga mencakup kewenangan presiden sebagai kepala negara.

2.      Tingkat Kebijakan Umum
Tingkat kebijakan umum merupakan tingkat kebijakan dibawah tingkat kebijakan puncak, yang lingkupnya juga menyeluruh nasional dan berupa penggarisan mengenai masalah-masalah makro strategis guna mencapai idaman nasional dalam situasi dan kondisi tertentu. Hasil-hasilnya yang dapat berbentuk :
a.       Undang-undang yang kekuasaan pembuatannya terletak di tangan presiden dengan persetujuan DPR (UUD 1945, pasal 5 ayat (1) atau peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu) dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa).
b.      Peraturan pemerintah untuk mengatur pelaksanaan undang-undang yang wewenag penerbitannya berada ditangan presiden (UUD 1945 pasal 5 ayat (2).
c.       Keputusan atau instuksi presiden,yang berisi kebijakan-kebijakan penyelenggaraan pemerintah yang wewenang pengeluarannya berada di tangan presiden dalam rangka pelaksanaan kebijakan nasional dan perundang-undangan yang berlaku (UUD 1945, pasal 4 ayat (1).
d.      Dalam keadaan-keadaan tertentu dapat pula di keluarkan Makhlumat Presiden.

3.      Tingkat Penentu Kebijakan khusus
Kebijakan khusus adalah penggarisan terhadap suatu bidang utama (major area) pemerintahan.Kebijakan ini adalah penjabaran kebijakan umum guna merumuskan strategi, administrasi, sistem, dan prosedur dalam bidang utama tersebut.

4.      Tingkat Penentu Teknis
Kebijakan teknis meliputi penggarisan dalam satu sektor dari bidang utama di atas dalam bentuk prosedur serta teknik mengimplementasikan rencana, program, dan ku 2egiatan.

5.      Dua Macam Kekuasaan dalam Pembuatan Aturan di Daerah

a.       Wewenang penentu pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat di daerah terletak di tangan gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah yuridiksinya masing-masing.
b.      Kepala Daerah berwenang mengeluarkan kebijakan pemerintah daerah dengan persetujuan DPRD.Perumusan hasil kebijakan tersebut di terbitkan sebagai kebijakan daerah dalam bentuk peraturan daerah tingkat 1, atau 2, keputusan dan instruksinya kepala daerah tingkat 1, atau 2.


2. 5   Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional

     Politik dan strategi nasional Indonesia akan berhasil dengan baik dan memiliki manfaat yang seluas-luasnya bagi peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan seluruh rakyat, jikalau para warga negara terutama para penyelenggara negara memiliki moralitas, semangat, serta sikap mental yang mencerminkan kebaikan yang mana nantinya menjadi panutan bagi warganya.
      Dengan demikian ketahanan nasional Indonesia akan terwujud dan akan menumbuhkan kesadaran rakyat untuk bela negara, serta kesadaran nasionalisme yang tinggi namun bermoral Ketuhanan Yang Maha Esa serta Kemanusiaan yang adil dan beradab.



BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Politik dan Strategi nasional merupakan satu-kasatuan yang tidak dapat dipisahkan. Politik yang dikatakan sebagai upaya proses menentukan tujuan dan cara memujudkannya berhubungan langsung dengan strategi yang merupakan kerangka rencana untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam hal ini politik dan strategi nasional merupakan sesuatu yang berhubungan erat dengan cara-cara untuk mencapai tujuan nasional.
 Penyusunan politik nasional  di Indonesia harap diberitahukan secara umum supaya masyarakat paham dan mengerti dengan penyusunan politik  di Indonesia. Dan masyarakat bisa ikut berpatisipasi dalam poltranas yang ada di Indonesia ini, karena tanpa masyarakat poltranas tidak akan berjalan dan berfungsi dengan baik.Implementasi poltranas  dibidang hukum itu sangat diperlukan untuk menegakan hukum secara adil-adilnya dan kejujuran dalam menyelesaikan perkara.

DAFTAR PUSTAKA





Kamis, 04 Juni 2015

Resep dan cara membuat mochi ice cream

Resep dan cara membuat mochi ice cream

Bahan bahan:
- 100 ml air
- 100 gr gula pasir
- 50 gr tepung beras ketan
- 2 sdt vanili
- Ice cream sesuai selera (bisa 150-200 gr)
- Tepung maizena secukupnya
- Pewarna makanan sesuai selera


Cara membuat mochi ice cream: 
1. Siapkan wadah atau panci untuk mencampur tepung beras ketan, gula, vanili.
2. Tuangkan air secara bertahap dan uleni hingga kasli.
3. Siapkan api sedang, didihkan diatasnya hingga lengket.
4. Tambahkan pewarna makanan agar menarik.
5. Siapkan nampan yang dibaluri tepung maizena agar tidak lengket.
6. Tuang adonan, ambil sebulatan kecil, lalu pipihkan dengan cara digiling.
7. Biarkan mendingin.
8. Beri isi ice cream, lalu bungkuskan.
9. Masukkan ke dalam freezer.

Mochi es krim sangat lezat sekali disajikan pada siang hari ketika udara di luar sedang panas, anda bisa membuat mochi ice cream ini di rumah sendiri, cocok untuk hidangan jika ada tamu ke rumah anda, pasti akan jadi perbincangan kuliner yang mantap.


Cara Membuat Rainbow Cake

Cara Membuat Rainbow Cake
Bahan-bahan
·         Tepung terigu 200 gram
·         Mentega 200 gram ( di lelehkan )
·         Gula pasir 150 gram
·         Susu bubuk 20 gram
·         Putih telur 10 butir
·         Kuning telur 6 butir
·         TBM 2 sendok teh
·         Garam 1/2 sendok teh
·         Secukupnya Pewarna makanan ( merah , kuning , hijau , biru , jingga , ungu )
·          
Topping
·         Secukupnya butter cream warna putih atau whip cream
·         Meises warna warni , permen coklat atau butiran hundreds untuk taburan sesuai selera .

Cara Membuat Rainbow Cake
1.                   Pertama-tama kocok telur dahulu , gula pasir , daram dan emulsifier hingga mengembang . setelah itu masukkan secara perlahan-lahan tepung terigu dan susu bubuk ke dalam wadah .
2.                   Kemudian masukkan mentega cair dan aduk perlahan hingga semua nya rata , lalu tuang adonan ke dalam enam wadah yang berbeda-beda dan berikan perwarna makanan yang sudah di siapkan sebelunmnya lalu aduk hingga merata .
3.                   Siapakan loyang yang berukuran 22 cm meter yang telah di olesi dengan mentega terlebih dahulu . panggang selama kurang lebih 25 menit dengan suhu 180 derajat celcius atau sampai adonan cake matang . ulangi dengan cara yang sama pada adonan lainnya .
4.                   Setelah matang semua , susun kembali warna sesuai selera anda dan jangan lupa memberikan lapisan butter cream pada setiap bagian .
5.                   Tutup seluruh bagian cake dengan menggunakan butter cream , lalu taburi dengan meises yang warna-warni , permen coklat atau butiran hundred sebagai taburan sesuai selera agar rainbow cake terlihat lebih cantik dan menarik.
6.                   Rainbow cake panggang siap untuk dihidangkan 

7.                   Sajikan dengan keluarga tercinta.

KHASIAT DARI KAYU MANIS

KHASIAT  DARI KAYU MANIS

1. Mencegah penggumpalan darah
Cinnamaldehyde, minyak yang dihasilkan oleh kayu manis bisa mencegah darah untuk menggumpal. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis mengeluarkan asam lemak anti-peradangan yang disebut arachidonic. Asam lemak ini kemudian mengurangi radang dan penggumpalan darah.

2. Anti bakteri
Minyak alami dari kayu manis juga bisa mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri pada tubuh. Karena kemampuan anti-bakteri dan mikroba ini, peneliti bahkan menjelaskan bahwa kayu manis bisa digunakan sebagai pengawet makanan tradisional yang alami.

3. Mengontrol gula darah
Kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Kayu manis membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe-2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, triglycerides, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis juga menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes.

4. Meningkatkan fungsi otak
Mencium bau kayu manis diketahui bisa meningkatkan aktivitas otak. Whfoods.com juga menjelaskan bahwa bau kayu manis bisa meningkatkan proses kognitif seseorang dan membantu dalam hal berkonsentrasi, mengingat, kecepatan bekerja pada program komputer.

5. Menurunkan kolesterol
Kayu manis mengandung kalsium, serat, dan banyak mineral seperti mangan. Untuk itu, kayu manis sangat cocok untuk kesehatan pencernaan, usus, serta melindungi dari penyakit jantung. Kayu manis juga bisa menurunkan kolesterol. Kalsium dan serat pada kayu manis juga membantu menghilangkan garam pada tubuh dan mencegah kanker usus. Tak hanya itu, serat pada kayu manis juga bisa mengobati konstipasi atau diare.

6. Menghangatkan
Kayu manis biasanya digunakan pada pengobatan tradisional China pada orang yang terkena demam atau influenza. Hal ini karena kayu manis mengandung zat yang membuat tubuh lebih hangat dan nyaman.

Itulah beberapa manfaat mengejutkan yang bisa didapatkan dari kayu manis. Jangan lagi menyepelekan khasiat kayu manis pada makanan atau minuman kalian


Cara Membuat Pancake Sederhana Aneka Rasa

Cara Membuat Pancake Sederhana Aneka Rasa

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
200 gram tepung terigu protein sedang
1 sendok makan gula pasir
1/4 sendok teh garam
2 butir telur, kocok lepas
250 ml susu cair
25 gram mentega tawar, lelehkan
1/8 sendok teh pasta cokelat
1/8 sendok teh pasta pandan
1/8 sendok teh bubuk greentea

Bahan Saus:
150 ml susu cair
35 gram gula pasir
1/8 sendok teh garam
1 sendok teh cokelat bubuk
50 gram dark cooking chocolate, potong-potong
1/2 sendok teh maizena, larutkan dalam 1/2 sendok teh air


Cara membuat pancake moka cokelat:
1.       Pancake, campur tepung terigu, gula pasir, dan garam. Aduk rata. Tuang campuran telur dan susu cair. Aduk sampai adonan tercampur rata dan lembut.
2.       Masukan mentega leleh. Aduk rata. Bagi adonan 3 bagian.
3.       Satu bagian tambahkan pasta cokelat dan 1/2 sendok teh baking powder. Aduk rata. Satu bagian lainnya tambahkan pasta pandan dan 1/2 sendok teh baking powder. Aduk rata. Sisanya bisa di tambah bubuk greentea  dan tambahkan 1/2 sendok teh baking powder. Aduk rata.
4.       Masukkan masing-masing adonan ke dalam plastik segitiga. Gunting bagian ujungnya. Masukkan ke dalam plastik segitiga lagi. Gunting bagian ujungnya.
5.       Semprotkan adonan ke dalam wajan datar anti lengket ukuran paling kecil. Biarkan asal berkulit. Balik. Biarkan sampai matang.
6.       Saus, campur susu, gula, garam, dan cokelat bubuk. Masak sambil diaduk sampai mendidih. Masukkan larutan maizena. Aduk sampai meletup-letup. Matikan api. Tambahkan cokelat masak pekat. Aduk hingga larut.
7.       Sajikan pancake bersama sausnya.


Karakteristik dari sifat – sifat wanita Libra

Karakteristik dari sifat – sifat wanita Libra
·         Memiliki kemampuan mental yang luar biasa
·         Wanita Libra sering tidak percaya diri dalam tindakan mereka
·         Mereka menghargai kemewahan
·         Libra mudah untuk berhasil dalam pekerjaan
·         Wanita-wanita ini rukun dengan semua orang di tim
·         Mereka tidak rentan terhadap konflik
·         Wanita libra suka berbicara, tetapi bisa menjadi pendengar yang sangat penuh perhatian
·         Sisi baik berpacaran dengan orang Libra adalah bahwa ia tidak akan bernah ikut campur dengan privasi anda
·         Cewek Libra tidak akan pernah membuat anda kehilangan muka didepan teman-teman anda
·         Cewek Libra tidak dapat memutuskan apa yang ingin dilakukannya, dan apa yang sebaiknya tidak dilakukannya, dia juga tidak mampu mengatur jadwal dengan baik, dalam kasus apapun
·         Dia  berbakat dalam memilih pakaian, dan juga masalah memadankan pakaiannya
·         Dia suka sekali berpakaian warna hitam dan mengenakan parfum.

·         Dia menyukai bau bunga yang ringan

Kamis, 14 Mei 2015

KETAHANAN NASIONAL

KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, kepada kita.Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, dengan rahmat dan karuniaNYA penyusunan makalah ini selesai sesuai dengan apa yang diharapkan. Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW dan tak lupa saya ucapkan terimakasih atas semua pihak yang ikut membantu penyusunan makalah tentang Ketahanan Nasional .
Penyusunan makalah ini tidak lain bertujuan untuk menjelaskan mengenai Ketahanan Nasional . Dan yang terakhir kami sebagai penulis tidak lupa mohon saran dan kritik dari segala kekurangan baik itu dari isi atau kosa kata yang terdapat pada makalah ini.
Terimakasih.

                                                                                                                                Penyusun

                                                                                                                            Sania Cahyani



DAFTAR ISI
Kata Pengantar                                                                                                                                                                                 
Daftar isi                                                                                                                                                                              
BAB I
1.1   Latar Belakang                                                                                                                                        
1.2   Tujuan Penulisan                                                                                                                                      
1.3   Rumusan Masalah                                                                                                                                    
1.4   Ruang Lingkup                                                                                                                                         
BAB II
2.1    Pengertian Ketahanan Nasional        
                                                                                               
2.2   Tujuan Ketahanan Nasional  
                                                                                                     
2.3   Fungsi Ketahanan Nasional                                                                                                                                                  
2.4   Sifat-Sifat Dari Ketahanan Nasional                                                                                                                  
2.5   Asas – Asas Ketahanan NasionaL                                                                                                                      
2.6   Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara                      

BAB III

3.1 Kesimpulan                                                                                                                                                                 
DAFTAR PUSTAKA                                                                                                                                                           


BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh  bangsa. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Terbukti, setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI, ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul, dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. Meski demikian, bangsa Indonesia memegang satu komitmen  bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai.
 Sejak merdeka negara Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa. Tetapi bangsa Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatannya dari agresi Belanda dan mampu menegakkan wibawa pemerintahan dari gerakan separatis.
 Ketahanan nasional Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi , berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, dalam menggapai dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan baik yang dating dari luar dan dari dalam untuk menjamin identitas, integrasi, kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional

1.2 Tujuan Penulisan
·        1.  Sebagai media sosialisasi dan informasi mengenai Ketahanan Nasioanl
·        2.  Memenuhi nilai Tugas sofskill dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

1.3 Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian Ketahanan Nasional ?
2.  Apa tujuan Ketahanan Nasional ?
3.  Apa fungsi Ketahanan Nasional ?
4.  Bagaimana sifat-Sifat Dari Ketahanan Nasional ?
5.   Apa saja asas – Asas Ketahanan Nasiona ?
6. Bagaimana pengaruh Aspek Ketahanan Nasional pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara?

1.4 Ruang Lingkup
Ruang lingkup dari penulisan makalah ini adalah mencakup aspek tentang kehidupan masyarakat khususnya warga Negara Indonesia

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dimana suatu bangsa mampu mengembangkan ketahanan dan kekuatan dalam menghadapi rintangan serta halangan yang dapat merusak kepribadian suatu bangsa. Ancaman yang dimaksud bias berasal dari dalam dan luar suatu bangsa dan dapat membahayakan integritas suatu bangsa dan jati diri bangsa.

2.2 Tujuan Ketahanan Nasional
          Tujuan ketahanan nasional pada dasarnya untuk menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan. Sehingga semakin kuat ketahanan nasional suatu bangsa semakin dapat menjamin kelangsungan hidup atau ketahanan hidup suatu bangsa dan negara. Oleh karena itu, sekarang yang dibutuhkan adalah bagaimana membangun ketahanan nasional secara bottom up approach melalui pembinaan tingkat ketahanan dari mulai ketahanan nasional, ketahanan daerah, ketahanan lingkungan, ketahanan keluarga dan ketahanan pribadi.
            Dengan pembangunan ketahanan nasional melalui pendekatan dari bawah maka diharapkan dapat tercapai kondisi keamanan nasional yang menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara dan sekaligus pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.

2.3 Fungsi Ketahanan Nasional
            Ketahanan nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter – regional (wilayah), inter – sektoral maupun multi disiplin. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral). Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi, maka akan timbul pemborosan waktu, tenaga dan sarana, yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program

2.4 Sifat-Sifat Dari Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
·         Manuggal
 Antara trigatra (aspek alamiah)dan pancagatra (aspek sosial). Sifat integratif tidak dapat diartikan mencampuradukan semua aspek sosial tetapi integrasi dilaksanakan secara serasi dan selaris. 

·         Marwas Ke Dalam
 Tannas terutama di arahkan kepada diri bangsa dan negara itu sendiri, karena bertujuan mewujudkan hakekat dan sifat nasionalnya sendiri. Hal ini tidak berarti bahwa dianut sikap isolasi atau nasionalisme sempit.
·         Berkewibawaan
Tannas sebagai hasil pandangan yang bersifat manunggal tersebut mewujudkan kewibawaan nasional yang harus diperhitungkan oleh pihak lain dan mempunyai daya pencegah.
·         Berubah
Menurut Waktu Suatu bangsa tidaklah tetap adanya, dapat meningkat atau menurun dan bergantung kepada situasi dan kondisi bangsa itu sendiri.
·         Tidak Membenarkan
 Sikap Adu Kekuasaan dan Adu Kekuatan Konsep adu kekuasaan dan adu kekuatan bertumpu pada kekuatan fisik, maka sebaliknya ketahanan nasional tidak mengutamakan kekuatan fisik saja tapi memanfaatkan daya dan kekuatan lainnya, seperti kekuatan moral yang da pada suatu bangsa.
·         Percaya Pada Diri Sendiri
Ketahanan nasional dikembangkan dan ditingkatkan berdasarkan sikap mental percaya pada diri sendiri.
·         Tidak Bergantung Kepada Pihak Lain.

2.4  Asas – Asas Ketahanan Nasional
Asas asas merupakan sebuah landasan dalam mencapai sebuah tujuan. Asas ketahanan nasional adalah sebuah sikap atau attitude yang di dasari oleh nilai nilai berdasarkan pancasila, UUD 1945 dan wawasan nusantara.
Asas - asas nya adalah sebagai berikut :
a. Asas kesejahteraan dan keamanan
    Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib di penuhi baik oleh individu     maupun kelompok. Oleh sebab itu kesejahteraan dan keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional.
b. Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
   Asas ini lebih mengacu kepada interaksi sosial. Sistem kehidupan nasional merupakan gabungan dari aspek aspek kehidupan yang saling berinteraksi. Interaksi yang di timbulkan bisa berupa interaksi positif maupun interaksi negatif. Oleh sebab itu perlu adanya sikap mawas ke luar dan mwas ke dalam.
c. Asas Kekeluargaan
   Asas ini bersikap kebersamaan, keadilan, kesamaan, tenggang rasa, gotong royong dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat serta berbangsa dan bernegara. Masih banyak perbedaan dari asas kekeluargaan ini. Hal ini harus di hindari karena dapat merusak beberapa hal dari asas kekeluargaan ini.
d. Asas Komprehensif
    Asas ini mencakup aspek kehidupan dalam suatu perwujudan dan persatuan yang seimbang dalam kehidupan bermasyarakat. Ketahanan nasional mencakup ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh dan terpadu.

2.5  Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
1. Pengaruh Aspek Ideologi
Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai anggota masyarakat.
Ideologi besar yang ada di dunia adalah :
• Liberalisme
• Komunisme
• Ideologi Pancasila
2. Pengaruh Aspek Politik
Politik berasal dari kata politics dan atau policy artinya berbicara politik akan mengandung makna kekuasaan (pemerintahan) atau juga kebijaksanaan. Pemahaman itu berlaku di Indonesia dengan tidak memisahkan antara politics dan policy sehingga kita menganut satu paham yaitu politik.
Ketahanan Nasional ini yang meliputi dua bagian utama yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri.
• Politik Dalam Negeri
• Politik Luar Negeri
3. Pengaruh Pada Aspek Ekonomi
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat , meliputi produksi, distribusi serta konsumsi barang dan jasa. Sistem perekonomian yang dianut oleh suatu negara akan memberi corak dan warna terhadap kehidupan perekonomian dari negara itu. Kini tidak ada lagi sistem perekonomian liberal murni dan atau sistem perekonomian sosialis murni karena keduanya sudah saling melengkapi dengan beberapa modifikasi didalamnya.
4. Pengaruh Pada aspek Sosial Budaya
Pengertian sosial pada hakekatnya adalah pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan dan solidaritas yang merupakan unsur pemersatu. Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang manifestasinya dalam tingkah laku dan hasil dari tingkah laku yang dipelajari dari berbagai sumber. Kebudayaan diciptakan oleh faktor organobiologis manusia, lingkungan alam, lingkungan psikologis dan lingkungan sejarah.
5. Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan menyusun, mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi, yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI dan Polri sebagai inti pelaksana.

 2.6 Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia
Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia, yaitu :
Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional.
Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut, karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air.


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Ketahanan Nasional merupakan hal terpenting yang harus di terapkan dalam jiwa masyarakat. Ketahanan Nasional juga sangatlah penting untuk berbangsa dan bernegara. Kemampuan suatu bangsa dan Negara dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa guna mencapai kesejahteraan bangsa serta melanjutkan pembangunan yang berkesinambungan. Ketahanan nasional juga sangat di pengaruhi oleh politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan nasional. Melalui persaingan persaingan yang sudah cukup global pada saat ini cukup memberi dampak negatif bagi ketahanan nasional. Hal ini dapat memengaruhi dan membahayakan kondisi ketahanan nasional jika terus berlangsung seperti ini, oleh karena itu perlu adanya ketangguhan dan inisiatif masyarkat akan pentingnya ketahanan nasional. Apabila bangsa Indonesia terus bersatu demi ketahanan nasional maka akan tercipta stabilitas nasional dan mampu mengatasi setiap bentuk ancaman, rintangan , dan hambatan yang berasal dari luar.


DAFTAR PUSTAKA